Sejarah Sweater Rajut

#DidYouKnow

Di wilayah Norwegia terdapat tradisi membuat sweater, jaket, atau cardigan dengan kombinasi warna yang unik dan rumit yang lebih dikenal dengan rajuta fair isle.

Sejak saat itulah para desainer mulai melirik jenis bahan rajutan untuk membuat busana olahraga pada musim dingin. Pada tahun 1920 Р1930 bahan rajutan banyak dimanfaatkan untuk sweater, jaket, vest, hingga baju seragam untuk tentara Jerman saat Perang Dunia II.  Barulah pada tahun 1950, pakaian dari bahan rajut mulai mengalami banyak perubahan dari segi motif, desain, dan tekstur. Corak yang ditampilkan dari sebuah tenunan rajut juga dapat dibuat dalam bentuk rumit dan unik dari persilangan benang warna warni.

sejarah sweater rajut - bloop endorse

Meski diciptakan secara khusus untuk menghangatkan badan, pakaian dari bahan rajut juga kerap dikenakan masyarakat Indonesia saat menghadiri acara casual atau sekedar hangout.

12

Baca Juga ...
I Dare You With Marsha Aruan - Net Tv

Add a Comment